hidup itu keras / kuliah / masa muda

Diet, sebuah pola hidup

Semenjak memasuki semester 8 (baca: semester terakhir saya di kampus gajah), saya memustuskan untuk serius menjalani diet. Saya mengakui saya mengalami kelebihan berat badan, apalagi dengan tinggi badan saya yang sering disamakan dengan anak SD ini. Terdapat beberapa alasan mengapa saya memutuskan untuk serius menjalani diet. Alasan utama saya adalah saya tidak mau berat saya jadi 100 kilo jika hamil nanti.

“Baru lulus kok udah mikir gitu, emangnya mau nikah?” tanya Anda.

Menjadi seorang Ibu memang merupakan target jangka panjang tiap wanita kan? Jadi tidak ada salahnya juga mulai dipikirkan dari sekarang😉 Alasan lainnya adalah kesehatan dan penampilan. Saya yang sebelumnya tidak pernah serius dalam menjalani diet ini cenderung makan seenak udel dan menjalani pola hidup ala mahasiswa yang banyak dikritik kurang sehat (sering begadang, minum kopi, terlalu stres, kurang olahraga, dll). Kesehatan adalah suatu nikmat Allah yang wajib saya syukuri. Jika sudah sakit, selain membuang waktu, biaya pengobatan pun mahal. Sementara itu, alasan penampilan berawal dari hobi dan ketertarikan saya terhadap dunia fashion. Meskipun ada pepatah yang mengatakan “Don’t judge a book by its cover”, tidak diragukan penampilan adalah suatu aspek penting yang menimbulkan kesan pertama. Terutama ketika bertemu orang baru; entah klien atau ketika interview kerja/scholarship nantinya🙂

Melakukan diet bukan berarti saya tidak makan dan kelaparan. Ekstrimnya, makan terus memuntahkan isi makanan saya. Bukan. Bukan itu.

Yang dimaksud diet adalah sebuah pola hidup sehat. Jika bicara mengenai bagaimana diet yang benar, saya bukan ahlinya. Namun saya bisa membagi pengalaman saya yang dulunya 67 kg ini dan sekarang sudah 54 kg (update. Juni 2014: 48 kg) kepada Anda🙂 Berikut merupakan pola hidup diet yang saya lakukan hingga saat ini.

1. Olahraga

Olahraga merupakan hal terpenting yang harus dilakukan. Baik Anda mau diet ataupun tidak. Kesehatan adalah salah satu nikmat dari-Nya yang wajib disyukuri dan salah satu cara untuk mensyukurinya adalah dengan olahraga. Olahraga akan menjaga stamina tubuh Anda. Olahraga yang saya lakukan adalah aerobik, jogging, dan renang. Untuk renang, aplikasinya jarang dilakukan karena Bandung sering hujan (kolam renang Sabuga khusus cewek setelah jam 12 siang). Jika ingin diet, minimal 3x dalam seminggu berolahraga. Jika Anda terlalu banyak kegiatan, setidaknya sisihkanlah waktu minimal 1x seminggu.
Saya mencontoh Ayah saya yang di tengah kesibukan beliau, selalu menyisihkan waktu untuk berolahraga. Kata beliau, “Jika kita tidak menyempatkan waktu untuk olahraga, berarti kita menyempatkan waktu untuk sakit.”

 

2. Mengurangi gorengan
Sudah bukan hal aneh lagi bahwa gorengan adalah jajanan favorit mahasiswa. Harganya pun murah, hanya gopek (Rp 500,-) per gorengan. Dan bukan rahasia umum lagi jika minyak yang digunakan adalah minyak yang telah dipakai sebanyak n kali. Silahkan didefinisikan saja nilai “n”. Saya tidak akan menggurui apa dampak buruk minyak tersebut karena saya yakin Anda sudah tahu.
3. Mengatur porsi makan & Mengurangi karbohidrat
Karbohidrat baik dalam menjadi sumber energi utama. Proses pembakaran karbohidrat memakan waktu lebih lama, beda dengan makanan berserat seperti sayuran. Untuk porsi makan saya, saya makan dengan porsi normal untuk sarapan. Untuk makan siang, saya memilih sayur dan sumber protein seperti daging, ikan, dsb. Sementara untuk makan malam saya mengusahakan makan 4-5 jam sebelum jam saya tidur. Menu makan malam saya biasanya buah seperti apel yang praktik atau sayuran. Untuk waktu makan berat, saya memberi jarak 4-5 jam diantaranya. Misalnya, sarapan jam 7 pagi kemudian makan siang jam 12 siang. Jika kelaparan di tengah2-nya, sebaiknya menghindari mengemil snack2 MSG. Pilih buah atau mungkin wortel baby🙂
Pengalaman saya ketika mengurangi jumlah karbohidrat, saya jadi jarang merasa ngantuk setelah makan. Dulu setelah makan (terutama makan siang), saya bukannya jadi tambah energi dan tambah bersemangat namun sebaliknya, ngantuk. Apalagi ditambah angin semilir (lebay😛 ). Jika sudah mengantuk, performa saya akan menurun dan tugas2 (terutama Tugas Akhir kala itu) saya ga akan beres-beres, hehe.
4. Pola tidur

QS. Al-Qashash: 73

“Dan karena rahmat-Nya, Dia jadikan untukmu malam dan siang, supaya kamu beristirahat pada malam itu dan supaya kamu mencari sebahagian dari karunia-Nya (pada siang hari) dan agar kamu bersyukur kepada-Nya.” –QS. al-Qashash (28) : 73
Tanpa bermaksud menggurui, ayat tersebut menjelaskan bahwa Allah menciptakan malam untuk manusia beristirahat (tidur) dan siang hari untuk bekerja. Biasanya saya sudah tertidur maksimal pukul 10 malam kemudian saya akan terbangun 6 jam kemudian. Selama masa Tugas Akhir, saya juga menerapkan pola tidur ini. Malah selama mengerjakan Tugas Akhir, jam 9 malam saya sudah “memaksakan” diri saya untuk tidur dan jam 3 pagi saya sudah terbangun.
Jika merasa masih mengantuk, mengambil wudhu lalu melaksanakan solat malam bisa membuat terjaga setelahnya. Bahkan aliran energi dan semangat mengerjakan Tugas Akhir sangat tinggi. Alhamdulillah tanpa sadar sudah beres target🙂 (ada faktor bantuan teman-teman saya juga :D)
Nilai positif lainnya, tidak telat solat Subuh hehe🙂
Post ini didedikasikan kepada teman-teman saya yang pernah bertanya, “Elo kurusan yaaa. Gimana caranyaa?” :””) Jika penasaran foto before and after saya, silahkan cek ke facebook saya sj ya. Malu mau post disini :p
referensi menarik: klik disini

8 thoughts on “Diet, sebuah pola hidup

  1. Sip sip! Keren!😀😀
    Saya rasanya baru pertama ini nemukan narablog wanita yang bilang dietnya sukses. Dan semua yang kamu lakukan juga adalah yang saya lakukan di posting-an ini untuk menurunkan bobot badan saya.🙂

    Sebenernya mudah sekali ‘kan ya, untuk menjaga bobot badan. Diet itu bukan berarti gak makan, justru harus makan, hanya polanya yang diatur.🙂

    Eh, kamu jogging di mana? Saraga?😀

  2. Pingback: Working Out, Consistency, and Commitment | (lagi-lagi) kisah DUDUL seorang bhella bhello

  3. hehehe, mau nambahin lagi, berat awalku sekarang juga 67 dan targetku juga 54, jadi aku seneng banget bisa baca postingan ini😀
    aku makin semangat! Makasih banyak ya😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s