Food / Holiday / Indonesian Cuisine / kuliner / Review(s)

Kuliner Salatiga: Getuk Kethek (Monyet) Rasa Original

Gethuk Kethek, Salatiga + Rumah Kethek (kanan)

Gethuk? Tidak perlu dijelaskan panjang lebar lagi. Insya Allah Anda sudah tahu apa itu gethuk. Makanan olahan singkong ini biasanya banyak dijual sebagai salah satu jajanan pasar tradisional dan berwarna-warni. Kali ini saya akan mengenalkan si gethuk oleh2 wajib jika Anda berkunjung ke kota Salatiga yang dikenal dengan sebutan Gethuk Kethek (Monyet).

Kenapa dinamakan gethuk kethek? Apakah asal-usulnya seperti kopi luwak dimana biji kopi ditelan dulu oleh luwak, kemudian hasil “olahan” si luwak yang selanjutnya diolah menjadi kopi yang sangat mahal (& konon luar biasa enak)-nya ini? Nope. Gethuk ini dinamakan gethuk kethek hanya karena sosok si kethek (monyet) yang menjadi maskot kebanggan si pemilik usaha gethuk. Dahulu usaha gethuk ini hanyalah usaha rumah tangga dan belum se-komersil sekarang. Untuk mencari lokasi tempatnya sangat mudah. Anda cukup mencari rumah di Jalan Argo Tunggal yang di depannya terdapat peliharaan kethek ini. Fyi, si kethek dari dua tahun lalu pertama kali saya kesana hingga sekarang masih ada lho😉

Si Kethek

Berbeda dengan gethuk warna-warni yang akan Anda jumpai, gethuk ini berwarna alami sesuai warna singkong dan rasanya pun hanya satu rasa original. Sekitar dua tahun lalu terdapat peraturan bahwa masing2 orang hnya boleh membeli 2 box saja. Sementara 1 box berisi 20 potong gethuk. Hal tersebut dikarenakan super laris-nya si gethuk ini. Namun sekarang Anda tak perlu khawatir karena si gethuk sudah komersial. Bahkan sudah membuka sebuah cabang di kota Ungaran. So, Anda bisa membeli sebanyak yang Anda inginkan.

1 box = 20 potong gethuk (dua tumpuk)

Konon katanya untuk menjaga kualitas gethuk, produsen tidak akan memproduksi jika penyuplai singkong bukan supplier langganannya. Rasa gethuk ini tidak terlalu manis kebanyakan campuran gulanya. Yah, bagaikan memakan singkong namun diolah sehingga lebih lembut. Untuk saya sendiri, tidak cukup hanya memakan 1 potong :p biasanya malah rebutan sama adik saya. Enak banget, booo! Harganya juga luar biasa murah. Cukup dengan IDR 10k/box, Anda dapat bermabuk gethuk seharian. Jika nanti Anda berniat membelinya, saran saya jangan menyimpan gethuk ini kelamaan di dalam mobil. Karena panas, bau si gethuk jadi enggak enak sehingga Anda nantinya tidak nafsu makan. Jadi belilah ketika Anda akan meninggalkan Salatiga atau langsung pulang ke hotel tanpa mampir2 lagi.

Jadi penasaran? Wajib dicoba kalau begitu!

Com os melhores cumprimentos,

(Photos were taken by me. Credit is required if you are going to use those in yours. Thank you.)

How to reach Salatiga: By direct flight to Semarang or Surakarta from Soekarno-Hatta Int’l Airport, Jakarta. Then, you can go to Salatiga by car or public transportation. It is located between Surakarta and Semarang (the capital city of Central Java Province, Indonesia)

Basic Information

Name: Gethuk Kethek

Address: Jalan Argo Tuggal no. 9 Salatiga/Jalan Slamet Riyadi no. 1 Ungaran

Price: IDR 10k/box – 20 slices

Rating: 4.75 out of 5 stars

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s